Cara mudah dan aman hapus/uninstall linux OS dual boot dengan Windows

Hai agan semua, jumpa lagi di blog saya, kali ini admin akan ngasi tau gimana cara Uninstall sistem operasi linux yang dual boot dengan windows. Jika agan pernah melakukan dualboot windows dan linux maka sudah pasti agan perlu tau langkah langkah aman uninstall nya karna kalau tidak bisa membahayakan sistem operasi windows nya apalagi jika Windows yang menjadi sistem operasi utamanya.

Nah jika agan sudah merasa bosan menggunakan linux, atau mungkin membutuhkan space harddisk yang harus mengorbankan OS linux nya, mau tidak mau kita harus uninstall dan hapus OS linux untuk free space harddisk. Nah masalahnya kita gak bisa hanya dengan hapus file file milik linux OS atau sekedar hapus partisi linux nya, karna bootloader linux tidak ikut terhapus.

Nah untuk cara aman nya menghapus linux OS agan bisa ikuti langkah langkah di bawah ini :

  • Yang pertama adalah pastikan semua file agan yang ada di partisi linux sudah terbackup. Masuk ke linux OS terlebih dahulu dan copy file yang ada di document, picture, video, download sudah tercopy ke partisi lain.
  • Kedua adalah agan harus sediakan Windows Installer. Baik dari USB ataupun CD/DVD.
  • Selanjutnya jika dokumen yang ada di linux OS sudah diamankan, agan masuk ke Windows dan buka partition manager untuk menghapus partisi milik linux OS nya.

  • Setelah itu pilih partisi yang tidak memiliki File System. Contohnya seperti di bawah ini :

File system tidak terdefinisi di windows Karna linux menggunakan file system EXT4 atau sejenisnya yang memang windows tidak support dengan file system milik linux OS. Atau lebih mudahnya agan bisa memastikan sendiri berapa size partisi yang agan alokasikan ke linux OS sebelumnya jadi bisa lebih tau yang mana partisi milik linux nya.

  • Jika sudah yakin, klik kanan pada partisi tersebut lalu klik “Delete Volume”. Maka nanti parsisi akan berubah ke “Unallocated

Setelah partisi terhapus, secara teknis linux OS sudah terhapus juga di harddisk kita. Namun bootloader linux masih tersimpan di atas bootloader milik windows sehingga saat kita restart bootloader linux tidak menemukan OS linux yang secara otomatis linux akan masuk ke system resque. contoh seperti di bawah ini :

  • Tidak perlu cemas, kita bisa langsung ke langkah selanjutnya yaitu memasukan windows installer ke komputer lalu seting BIOS untuk load windows installer nya terlebih dulu.
  • Jika sudah tersetting, restart dan masuk ke windows installer. Pada tampilan awal langsung next dan pilih “Repair Your Computer

 

  • Lalu pada “Choose an Options” klik “Troubleshoot

  • Selanjutnya kita bisa pilih “Startup Repair” Untuk lebih mudahnya karna dalam beberapa kasus bisa secara otomatis memperbaiki startup windows. Tunggu sampai proses selesai. Jika sudah restart komputer agan. Maka agan bisa langsung booting ke Windows kembali.

 

 

OPTIONS 2

Bagi yang menggunakan Startup Repair dan tidak membuahkan hasil, agan bisa menggunakan langkah berikut :

  • Masuk ke menu Troubleshoot lagi lalu pilih “Comand Prompt”.

  • Akan muncul cmd. Silahkan input command berikut :
  • bootrec.exe /fixmbr” [enter]

Optional

  • bootrec.exe /fixboot” [enter]
  • bootrec.exe /rebuildbcd” [enter]

  • Setelah selesai langsung close cmd dan restart komputer agan. Jangan lupa unplug windows installer nya biar gak salah booting.
  • Jika repair berhasil maka komputer akan booting ke windows lagi secara otomatis.
  • Done, proses uninstall Linux selesai dan Windows agan tetap aman dan bisa di gunakan kembali 🙂

  • Selamat mencoba 🙂

Oke agan sekalian, sekian dulu tutorial yang bisa admin berikan. Semoga bisa bermanfaat bagi agan agan semua. Jika ada kesulitan dalam proses atau mungkin saran silahkan leave comment ya. Jangan lupa share juga. Thanks for visit 🙂