Mengatasi Windows tidak bisa booting error code 0x000000f tanpa install ulang

Hai gan, jumpa lagi nih di blog admin, kali ini admin bakal kasi tutorial mengatasi windows 7 / 8 / 10 yang gagal booting dengan diagnosa error code 0x000000f. Bagi yang belum paham betul dengan permasalahan ini pasti akan bingung harus gimana. Nah disini admin kasih tutorial gimana cara mengatasi permasalahan ini tanpa harus repot install ulang.

Error 0x00000f sendiri berkatian dengan Boot Record windows yang dimana windows akan load BCD terlebih dahulu untuk bisa masuk sistem. Jika terdapat masalah pada BCD, gagal booting bisa menjadi masalah utamanya termasuk error code 0x000000f. Pada diagnosa nya sendiri juga sudah di jelaskan sumber masalah ada di File: \boot\bcd dimana salah satu file yang ada disana missing atau corrupt seperti yang ada di bawah ini :

Sebelum menuju tutorialnya, admin jelaskan dulu beberapa penyebab kenapa error seperti ini terjadi supaya kedepanya agan bisa mengantisipasinya.

Penyebab :

  • Virus

Merupakan salah satu penyebab file file yang ada di komputer akan corrupt. Seperti yang agan tau sendiri seberapa berbahaya nya virus jika sampai masuk ke komputer apalagi jika itu merupakan PC personal. Tetaplah berjaga jaga dengan semua file yang ada di komputer agan dengan tetap memakai antivirus.

  • Perubahan configurasi start-up di windows.

Jika agan pernah mengotak atik startup di windows, berhati hatilah karna beberapa bisa mengganggu sistem di windows. Jangan sekali kali merubah konfugurasi windows tanpa agan bener bener tau apa yang agan lakukan. Beberapa konfigurasi yang mungkin berpengaruh :

  • Perubahan konfigurasi di System configuration “msconfig”.
  • Windows Services “Services.msc”.
  • Registry Editor “regedit”.

ketiga aplikasi di atas merupakan sistem utama windows dimana rentan error jika ada perubahan. Oleh karna ini berhati hatilah saat otak atik serta saat install aplikasi yang tidak di ketahui asal usulnya karna bisa saja aplikasi ini merubah konfigurasi sistem di windows agan.

  • Kesehatan Harddisk

Ini menjadi permasalahan yang berbahaya karna kejadian corrupted files juga disebabkan karna kondisi harddisk yang tidak normal / tidak sehat (Bad sector). Ini bisa membahayakan file file yang ada di system windows dan juga file file agan sendiri. Cobalah periksa kesehatan hdd agan sebelum atau sesudah tutor ini agan lakukan. Bisa menggunakan “Chkdsk” di Command Prompt atau menggunakan software pihak ketiga yang memiliki fitur check disk / Surface test (untuk melihat bad sector pada hdd).

Nah itulah beberapa benyebab utama terjadinya error pada BCD windows. Oke untuk tutorial gimana cara repair nya, berikut selengkapnya.

Bahan yang di perlukan :

  • Windows bootable media. Bisa dari flashdisk atau CD-Drive (OS nya disesuaikan dengan windows agan sebelumnya). Disini admin menggunakan windows 7 sebagai contoh.

How to :

  • Oke yang pertama adalah masukan windows bootable media nya ke komputer dan set BIOS first boot nya ke Flashdisk / CD yang udah agan sediakan sebelumnya.
  • Setelah masuk ke windows installer nya, Klik pada pilihan “Repair your computer

  • Installer akan search otomatis disk agan yang ada instalasi windows nya.
  • Setelah ketemu lalu klik next.

  • Oke disini langkah agan menentukan. Pada pilihan Choose a Recovery tool, cobalah pada pilihan pertama yaitu Startup Repair. Tool ini akan otomatis mendeteksi masalah yang ada di windows startup. Biasanya sampe sini doang sih berhasil. Tinggal nunggu proses selesai dan restart.

  • Nah untuk yang gagal menggunakan startup repair, biasanya muncul notif seperti ini :

Jika startup repair gagal maka bisa menggunakan langkah kedua. masuk ke windows installer dan arahkan ke system recovery options lagi, lalu cobalah untuk menggunakan langkah 2 yaitu system restore. Ini akan membantu agan mengembalikan konfigurasi windows pada kurun waktu tertentu. Jika agan merasa pernah membuat system restore pada windows sebelumnya, mungkin ini akan berguna sekali karna agan tinggal restore saja pada konfigurasi normal yang sebelumnya pernah agan buat. Jika tidak ada/tidak di temukan system restore nya, agan bisa skip ke langkah selanjutnya.

NB : untuk yang gak paham gimana cara membuat system restore, bisa klik link di bawah ini karna system restore akan sangat berguna di saat-saat seperti ini.

Link : Cara menghindari kerusakan Windows dengan system restore

Oke jika system restore juga tidak bisa, kita coba restore sendiri menggunakan pilihan ketiga yaitu Command Prompt di system recovery options.

Setelah muncul jendela CMD nya, agan perlu mengetahui dimana HDD agan yang mengandung instalasi windows nya. Untuk cara mudahnya, agan tinggal coba aja letter disk nya satu-satu (C: D: E: dll) lalu gunakan perintar “dir” untuk melihat isi dari volume nya. Jika terdapat file windows seperti “Program Files” “Windows” “Program Data” dan lain lain, maka pada volume tersebutlah lokasi windows nya. Namun jika kesulitan, agan bisa gunakan langkah berikut.

Gunakan command berikut pada jendela cmd :

  • Diskpart [enter]

Akan masuk ke sistem diskpart nya. Lanjut,

  • DISKPART>LIST DISK [enter]

Disini tertera semua disk yang terhubung ke komputer. Pastikan agan tau mana disk yang ada windows nya. Jika cuman satu ya langsung aja select disk tersebut. Perintahnya berikut :

  • DISKPART>SELECT DISK=0

Disk 0 Is now the selected disk. (lanjut,)

  • DISKPART>LIST VOLUME [enter] (untuk melihat dimana lokasi disk yang mengandung windows. Yang pasti file systemnya NTFS, info=boot dan agan harus tau size partisinya berapa.)

Seperti yang tertera di gambar di atas, Disk yang mengandung windows ada di LTR: C dengan size 19 GB. Size nya segitu karna disini admin pake Virtual Machine. Kalo real disk nya kurang lebih seperti ini :

Disitu tertera boot nya ada di LTR : C dengan size 146 GB. Jika sudah ketemu dimana lokasi file windows berada langsung exit dari sistem diskpart nya.

  • DISKPART>EXIT

Agan akan kembali ke x:\source>

Arahkan ke volume C:\ dimana tadi ada file windows nya. Perintahnya berikut :

  • C: [enter]

Lalu gunakan perintah berikut untuk pindah ke directory dimana BCD berada.

C:\cd Windows\System32\config [enter]

C:\Windows\System32\config\Dir [enter] (kalo kurang paham lihat gambar)

Pastikan terdapat file seperti gambar berikut:

Lalu backup file “DEFAULT” “SAM” “SECURITY” ‘SOFTWARE” “SYSTEM” dengan cara rename file tersebut dengan tambahan “.OLD”. Berikut command nya :

  • RENAME DEFAULT DEFAULT.OLD [enter]

Lakukan persis seperti di gambar.

Jika sudah tercopy semua, kita pindah ke directory “RegBack” dengan cara :

  • cd regback [enter]
  • Dir [enter]

Pastikan juga tertera file “DEFAULT” “SAM” “SECURITY” ‘SOFTWARE” “SYSTEM” dengan size spesifik. Jika ke-lima file tersebut memiliki size “0” maka windows agan sudah tidak tertolong lagi dan memang harus install ulang. Berikut contoh file dengan size normal dan corrupted.

  • Normal

  • Corrupted (atau bisa jadi tidak ada backup nya)

Jika kelima file tersebut normal dan memiliki size yang tertera, langusng gunakan command dibawah ini untuk mengcopy file tersebut ke directory BCD windows.

  • COPY DEFAULT C:\Windows\System32\config [enter]

Lakukan hal yang sama pada keempat file sisanya. (admin gatau gimana command untuk copy semua file sekaligus hhehe).

  • Jika sudah tercopy semua, silahkan di kroscek kembali di folder config, file dengan backup “.old” dan yang baru tercopy dari folder regback tadi, pastikan semua lengkap.
  • Jika merasa sudah semua, exit dari Command Prompt lalu klik pada pilihan restart.
  • Jika semua langkah agan lakukan dengan benar, maka proses restart di mulai dan seharusnya agan bisa masuk ke sistem windows dengan normal kembali 🙂
  • Selamat mencoba, semoga berhasil 🙂

Oke sekian tips dari admin semoga agan bisa terbantu. Jika masih ada kendala atau kesulitan bisa langsung leave comment di bawah ini. Akan admin bantu sebisa mungkin. Terimakasih telah berkunjung, semoga artikel kali ini bermanfaat. Jangan lupa share 🙂

 

sumber : answer.microsoft.com