Cara melakukan Booting atau Install menggunakan CD dan Flashdisk di Virtualbox

Hai gan, selamat datang di blog ane, kali ini admin akan ngasi tutorial buat agan pecinta Virtual Machine. Jika agan sering menggunakan Virtual Machine (VM) untuk penggunaan entah itu percobaan sistem operasi, Virtual Server, atau sejenisnya, maka agan pasti paham apa apa aja fitur yang di tawarkan dengan menggunakan VM.

Seperti yang kita tau bahwa VM merupakan salah satu solusi untuk mengoperasikan OS tanpa harus menginstall nya secara fisik di komputer melainkan hanya dengan sebuah mesin virtual yang mana dengan begitu tidak perlu restart untuk switch OS atau bahkan merubah konfiguasi di sistem operasi utama kita.

Untuk menjalankan Sistem operasi secara virtual, yang pasti akan berbeda dengan menjalankan sistem operasi yang real, dimana karna namanya virtual OS, semua perangkatnya juga virtual termasuk processor, VGA, dan bahkan Harddisk. Untuk itu Live CD nya pun juga berbentuk file dan tidak perlu repot burning ke CD atau flashdisk. Hanya membutuhkan setidaknya bootable media berbentuk ISO image.

Namun dalam beberapa kasus, pernahkan agan terfikir untuk tetap menggunakan CD ataupun Flashdisk sebagai media bootable yang nantinya di gunakan untuk booting lewat VirtualMachine. Misalnya nyoba system resque CD ataupun linux live CD yang mana tidak perlu sampai install ke harddisk fisik dan juga tidak perlu restart PC utama karna digunakan untuk keperluan Screenshoot misalnya.

Nah untuk itu kali ini admin akan kasih tutorial gimana cara konfigurasi virtualMachine agar bisa booting lewat CD-Drive fisik ataupun Flashdisk. Dalam hal ini admin menggunakan Virtualbox untuk eksekusi karna lebih mudah, ringan dan juga Opensource alias FREE hhehe.

Oke langsung aja ke tutorialnya, berikut ini langkah-langkah nya :

  1. CD-Drive Boot
  • Pertama pastikan dulu CD-Drive nya ready, masukan ke CD-Room dan pastikan juga terdeteksi di Windows. Ingat Drive letter nya juga ya. (Z:)

  • Setelah itu silahkan agan buka VirtualBox, pilih sistem operasi yang akan di tes menggunakan CD, atau bisa juga membuat VM baru.
  • Klik kanan pada VM, lalu pilih Setting.

  • Setelah menu Setting muncul, pilih pada Storage, lalu pada pilihan controller nya (Bisa SATA atau IDE) lalu Add Optical Drive. (Icon berbentuk CD-Drive)

  • Jika ada question seperti di bawah ini pilih yang leave empty.

  • Jika sudah terbuat, klik pada Empty CD lalu pada kolom attribute klik pada icon CD, lalu pilih Host ‘(letter):’. Ini tergantung pada Drive letter masing masing komputer ya gan, kalo punya admin ‘Z:’ seperti pada gambar di bawah.

  • Jika sudah, masuk ke menu system, pastikan Optical Drive menjadi Boot Order pertama.

  • Setelah selesai, tutup jendela setting, lalu tinggal jalankan VM nya. Jika berhasil maka VM akan otomatis boot lewat CD-Drive agan. Berikut contohnya.

 

2. Boot To USB Flash Drive.

Nah untuk yang kedua ini kita menggunakan media Flash Drive atau Flashdisk. Langkah ini tidak sesimple menggunakan CD-Drive karna VM tidak bisa secara langsung membaca Flashdisk sebagai Boot Order. Perlu beberapa langkah khusus agar VM bisa membaca Flashdisk sebagai boot order. Nah langsung aja untuk tutorialnya berikut ini.

  • Pertama sudah pasti Flashdisk yang udah ready sama OS nya, entah itu Windows, linux, Resque CD dll.
  • Tancapkan flashdisk ke komputer, pastikan terdeteksi.
  • Pada windows search, ketikkan “Partition” lalu pilih aplikasi “Create and format harddisk partitions”. Untuk lebih jelasnya berikut contohnya :

  • Lalu setelah muncul Disk Mannagement nya, cari posisi flashdisk agan pada Disk berapa, disini admin contohkan punya admin adalah Disk 2 dengan Drive Letter nya “M:“. Ingat pada Drive letter dan juga lokasi disk nya. Karna ini nanti akan di gunakan saat proses pembuatan VirtualDisk.

  • Jika sudah, Search “cmd” di windows lalu klik kanan, Run As Administrator.

  • Akan muncul jendela Command Prompt, ketikkan command di bawah ini :

“cd %programfiles%\Oracle\VirtualBox” [enter]

  • Lalu ketikkan lagi perintah di bawah ini :

“VboxManage Internalcommands createrawvmdk –filename C:\usb.vmdk –rawdisk \\.\PhysicalDrive2” [enter]

Penjelasan :

  • VboxManage = Aplikasi Bawaan VBox
  • Internalcommands = Perintah dasar milik VBox itu sendiri
  • Createrawvdmk = Proses pembuatan VirtualDisk dengan filetipe .vdmk
  • -Filename [Lokasi:\nama_file] = Tempat menaruh Virtualdisk dan juga nama disk.
  • -rawdisk = Disk Fisiknya, dalam hal ini flashdisk nya.
  • \\.\PhysicalDrive[x] = Lokasi Fisik harddisk sesuai dengan keterangan yang ada di Disk management.

Jika perintah yang dijalankan berhasil maka output nya akan seperti gambar di bawah ini :

Dan VirtualDisk nya akan seperti ini :

  • Jika sudah sesuai, langsung ke langkah berikutnya. Buka VirtualBox tapi menggunakan Administrator, karna Virtualbox hanya bisa load filetipe .vdmk dengan mode administrator.

  • Jika Virtualbox sudah terbuka, silahkan coba menggunakan VM lama dengan menambahkan usb.vdmk tadi sebagai boot order pertama. Berikut admin berikan contohnya.

 

  • Dan jika ingin mencoba dengan VM yang baru juga bisa, Silahkan Klik NEW, Lalu sesuaikan Type dan Version dari sistem operasi nya dengan yang ada di flashdisk. Jika berisi installer Windows 7 tinggal pilih juga Versi OS nya windows 7 juga.

  • Pada saat pemilihan VirtualDisk, Pilih “Use an existing virtual hard disk file” lalu browse pada lokasi file usb.vdmk tadi di buat. Berikut contohnya

  • Jika sudah tersetting, langsung coba jalankan, dan jika semua langkah berjalan lancar, maka otomatis Virtualbox akan booting dari flashdisk dengan lancar. Selamat mencoba 🙂

Gimana gan ? Sudah paham dan sudah di praktekkan ? jika masih ada yang belum paham atau mungkin kurang jelas di beberapa langkah, agan bisa leave comment di bawah ini, admin akan bantu jelaskan dengan sedetail-detailnya. Atau jika gan memiliki saran dan tanggapan juga boleh.

Oke sekian dulu postingan admin kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca semuanya. Jangan lupa share, thanks for visit 🙂